Saturday, December 15, 2007


Jangan Pernah Bosan

Sering saya mendengarkan ceramah, entah di masjid, di radio, di kaset, isi dan temanya selalu sama, bahkan di email² milis islam yg saya peroleh pun terkadang ada dua pengiriman yg sebenarnya isinya sudah pernah dikirim. Seperti ceramah yg berisi ajakan untuk menegakan sholat, sedekah, zakat, qurban, pasti berulang kali kita dengar.
Lalu apakah saya merasa jenuh dan bosan dengan isi ceramah yg temanya sama ? Dan apakah bapak ustadz atau ibu ustadzah yg memberikan ceramah tsb jg merasa bosan menyampaikan isi ceramah yg temanya sama ?

Jawabannya adalah, tidak, saya maupun ustadz dan ustadzah tersebut tidak boleh bosan dalam mendengar maupun menyampaikan cermah dan ajakan kebaikan yg intinya sama. Mengapa ? karena yang namanya manusia selalu memiliki sifat lupa dan selalu sering berbuat kesalahan, sehingga harus selalu mendapatkan peringatan yg sama berulang kali. Semakin sering mendengar peringatan yg isinya sama, spt ajakan menegakan sholat lima waktu, maka akan semakin melekat tajam di otak kita, sehingga semakin kecil kita lupa dan semakin kecil pula kita melakukan kesalahan, krn telah melekat kuat.

Begitu pula hendaknya para ustadz dan ustadzah janganlah pernah bosan dalam memberikan ceramah dengan isi dan tema yg sama, krn boleh jadi isi ceramah bagi si fulan dianggap sering, tapi bagi fulan yg lain merupakan hal yg baru bagi dia, krn baru kali itu ia serius untuk memberikan perhatian pd ilmu agamanya.

Lihatlah seorang guru SD kelas satu, ia selalu mengajarkan pelajaran membaca kepada murid²nya, bertahun² dengan tema yg sama, mengajarkan mulai dari huruf A sampai Z, agar muridnya dapat membaca, apakah sang guru merasa bosan ? Jawabannya tidak, ia malah merasa menikmati setiap kali mengajarkan murid² dan mendapatkan sebuah kebahagiaan,manakala sang murid dapat membaca setiap huruf dan rangkaian huruf tersebut dalam sebuah kata.

Lihatlah seorang ibu, yg manakala si kecil bertanya berkali² dengan pertanyaan yg sama, "Ini apa ibu ?" 3X dan sang ibu menjawab dengan sabar, berlahan namun pasti si kecil akan merekam setiap jawaban yg diberikan sang ibu.

Lihatlah Nabi kita, Muhammad SAW dan para nabi lainnya dalam berdakwah, mereka tidak pernah merasa jenuh dan bosan menyeru umatnya untuk menyembah Allah SWT, walau pun berkali² pula mereka mendapatkan umatnya berbuat dosa, tapi dakwah tetap ditegakan.

Marilah teman, jangan pernah bosan dalam mendengarkan isi ceramah yg temanya sama, ataupun menjawab pertanyaan dari seorang teman yg isinya sama, mungkin si teman tersebut memang tidak tahu, krn itu ia bertanya, mungkin baginya hal itu baru karena itu ia bertanya, walaupun bagi teman² lainnya hal itu tidak asing lagi, dan tak perlu ditanyakan lagi.

wassalam,
mbak diah

3 Comments:

At 2:09 PM , Blogger NN said...

Bener banget Mbak, kita gak boleh bosen baik membicarakan atau mendengarkannya, karena intinya bukan berapa sering kita dengar dan kita bicarakan tapi sejauh mana kita mengamalkannya.

dengan di bicarakan dan mendengar berulang-ulang insya Allah kita akan di beri kekuatan untuk mengamalkannya.

 
At 6:39 AM , Blogger Ghufron Pahlevi said...

Assalamualaikum , Wr,Wb

Mbak gimana kabarnya ?? sehat ???

 
At 5:06 PM , Blogger Ibu Rumah Tangga said...

Walaykumussalam wr.wb

Kabar mbak alhamdulillah sehat wal afiat, Landi

wassalam,
mbak diah

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home