Monday, November 12, 2007


Kriteria Aliran Sesat

Nampaknya sekarang lagi marak aliran-aliran sesat yang bermunculan di sana sini. Entah apa yang menjadi penyebab jadi munculnya aliran sesat tersebut.

Sungguh mengherankan para pemimpin dari aliran sesat tersebut, kok dengan teganya telah menyesatkan sejumlah masyarakat yang akhirnya menjadi jamaahnya. Mustahil rasanya kalau para pemimpin aliran sesat itu tidak tahu kalau mereka salah. Mungkinkah ini adalah suatu tanda akhir jaman, dimana fitnah, dan dajal-dajal kecil bermunculan.

Kita umat Islam, haruslah waspada terhadap aliran-aliran seperti ini, jangan hanya mengekor atau pun meniru-niru saja seperti bebek. Ingat apa yang menjadi warisan bagi kita semua, yg telah ditinggalkan Nabi Muhammad SAW untuk kita semua, yakni Al-Quran dan Hadis. Selain dari keduanya, maka lebih baik ditinggalkan saja.

Berikut adalah kriteria-kriteria aliran sesat yang perlu disimak, agar kita semua waspada :
1. Mengingkari salah satu dari rukun iman yang 6.
2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan Alquran dan sunnah.
3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.
4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran.
5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.
6. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam.
7. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.
8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir.
9. Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib tidak 5 waktu.
10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar'i seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.

PS : Sumber : Majelis Ulama Indonesia (MUI ) di Hotel Sari Pan Pacific,Jl. MH Thamrin-Jakarta
Selasa 6 Nov 2007, ditulis oleh Gagah Wijoseno-detik.com

Setelah kita membaca kriteria-kriteria di atas, marilah kita semuanya berhatiĀ², jangan sampai terperosok ke dlm aliran tersebut.

"Ya Allah SWT lindungi lah kami semua, dari dajal dan dari fitnah, dan tetapkanlah keimanan kami hanya kepada Mu, ya Allah SWT.....amiiin"

wassalam,
mbak diah

6 Comments:

At 4:41 PM , Blogger Aditya N B said...

Assalammu'alaikuim mba diah lama ga silaturahmi. saya setuju

 
At 2:28 AM , Blogger NN said...

Gini lah kalau ummat sudah jauh ma Ulama dan ulama sudah lari dari jalurnya, akan mengakibatkan berulangnya kasus2 semacam ini.

semoga Allah swt lindungi kita semua dari hal2 seperti ini , amien

 
At 2:56 AM , Blogger meong said...

Assalaamualaikum wr wb mbak. Prihatin juga nih, mudah2an kita semua selalu berada dalam lindungan Allah swt dan kita senantiasa dapat selalu menjaga keimanan kita. Amiin

 
At 8:34 PM , Blogger ichaAwe said...

sebuah kenyataan yg menyedihkan diera sekarang ini

 
At 4:00 PM , Blogger Aditya N B said...

mba, saya baru saja posting mengenai almarhumah inong dan saya menyertai mba di postingan

 
At 6:55 PM , Blogger Ibu Rumah Tangga said...

Assalamualaykum wr.wb
Maaf baru buka blogger lg, sebenarnya mbak belum mengenal almarhumah sama sekali, sekali mbak pernah masuk ke blog almarhumah, dan tertarik dg ilmu resep masakan yg ia tulis, lalu ada niat untuk menyapa dan kenalan, tp keburu anak menangis jd urung wkt itu, selang beberapa hari, saya terkejut ketika saya buka blog almarhumah sudah penuh dg sapaan belasungkawa, ada rasa sedih yg mendalam sekali, aneh memang belum kenal tp sudah sedih spt kenal lama, bahkan membaca tulisan aditya pun mbak smpi menangis, semoga saja almarhumah diterima di sisi Alloh dan ilmu yg ia tulis di blog dunia maya dpt membuahkan pahala krn mbak yakin banyak orang yg belajar dr resepnya dan isi blognya almarhumah.

wassalam,
mbak diah
http://mbak-diah.blogspot.com

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home